Senin, 04 Februari 2013

Shalat Sebagai Tiang Agama





Allah SWT telah mewajibakn kepada umat manusia untuk menegakkan dan melaksanakan Shalat. Dan telah menjanjikan kesuksesan dan kebahagiaan, dan telah menjadikan Shalat sebagai pemisah antara keimanan dan kekafiran, serta sembagai pencegah dari perbuatan keji dan mungkar. 

Rasulullaoh SAW melaksanakan kewajiban Shalat dengan penuh kesungguhan, Shalat menjadi masalah yang paling besar yang diterangkan kepada manusia. Baik dengan perkataan maupun perbuatan. Sehingga pernah pada suatu ketia Rosululloh SAW Shalat diatas mimbar, beliayu ruku dan ruku’ diatasnya lalu bersabda kepada mereka :
“Aku lakukan yang seperti ini tidak lain hanyalah agar kamu berdiam, ditempatku (berpegang kepada ajaranku), dan agar kamu mempelajari cara shalatku” (H.R Bukhori dan Muslim).

Rosululloh SAW melalui sabdanya tersebut telah mewajibkan kepada kita untuk mengikutinya. Didalam melaksanakan Shalat itu, Beliau bersabda : “ Shalatlah sebagaiman engkau melihatku shalat”. Kenudian beliau memberikan kabar gembira bahwa barang siapa yang melakukan shalat sepertiyang beliau contohkan akan mendapat janji Alloh SWT untuk dimasukan kedalam Surga. Beliau bersabda : Lima Shalat yang telah diwajibak oleh Alloh SWT, maka barang siapa yang menyempurnakan wudhunya, melakukan shalat tepat pada waktunya, danm menyempurnakan ruku’nyasujudnya dan khusyunya maka ia berhak mendapatkan janji alloh bahwa Dia akan mengampuninya, dan barang siapa tidak melakukannya, maka ia tidak berhak akan janji itu. Apabila Allah menghendaki, maka Dia akan mengmpuninya dan apabila Allah menghendaki, maka Dia pun akan menyiksanya. (H.R Abu Daud)
Shalat adalah masalah besar, Shalat merupakan tiangnya agama, Shalat juga merupakan amal yang akan dihisap pertama kali kelak di yaumil qiamahbagi setiap hamba. Shalat akan menjadi patokan utama apakah seseorang akan diterima amal-amal yang lainnya. Bahkan apabila kita membaca sejarah tentang detik-detik terakhir kehidupan rosululloh SAWniscaya akan ditemukan bahwa beliau diakhir hayatnya berpesan kepada umatnya agar jangan sekali-kalimeninggalkan Shalat.
Sementara itu apabila kita menelusuri tentang asal mula shalat diajarkan dalam islam kita akan menemukan kedahsyatan Shalat. Bahwa shalat merupakan ajaran islam yang secara langsung diterima Rosululloh SAW ketika isra’ dan mi’raj tanpa melalui perantara Malaikat Jibril. Isra’ dan Mi’raj adalah mukjijat yang diturunkan hanya kepada Nabi Muhammad SAW semata. Bertujuan untuk memperlihatkan kepada BEliau sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya, meneguhkan hatinya, dipersaksikan dengan segala hal yang tidak pernah disaksikan oleh siapa pun. Dan untuk mengukuhkan kedudukan beliau yang mulia.
Allah SWT berfirman  :
“ Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari masjidil Haram ke masjidil Aqsha, yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami memperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah maha mendengar dan maha mengetahuinya (Q.S al-isra : 1 ).
Didalam mukjijat tersebut, Allah yang maha perkasa memperlihatkan sejumlah besar tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya, serta mewahyukan kepada beliau apa yang tidak pernah diwahyukan kepada nabi sebelumnya :
Sebelum melakukan perjalanan Isra’ dan mi;raj, telah ada persiapan Ilahiyah bagi jiwa Rosulullah SAW. Yaitu tatkala Jibril menemuinya dan membelah dadanya lalu membasuhnya dengan air zamzam, selanjutnya Jibril memegang tangannya, kemudian menaikannya ke langit, mendaki dari langit ke langit. Demikian seterusnya sampai ditempat khusus.
Ditetapkannya kewajiban Shalat pada malam Mi’raj tercermin dari kesucian lahir dan bathiun Rosulullah SAW sewaktu dibasuh dadanya yang terbaelah dengan air zamzam untuk diisi dengan iman dan hikmah. Hl ini terkait dengan shalat yang harus didahului dengan wudhu (bersuci),
Shalat mempunyai pengaruh yang sanagt besar terhadap kehidupan dan perjalanan setiap manusia. Dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, selain itu dengan shalat maka badan, pakaian dan tempat kita akan selalu bersih.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar